jump to navigation

EKSPEDISI RELAWAN BENCANA GUNUNG MERAP 11 Desember 2010

Posted by frista7889 in Uncategorized.
add a comment

Pemberangkatan

Bismillah dalam mengawali perjalanan pertama saya terjun ke lapangan dengan misi relawan bersama KORSA ITB. Ajakan untuk menjadi relawan ini langsung begitu saja saya terima karena sebelumnya saya banyak memanfaatkan waktu untuk melihat berita di TV dan banyak tercengang akan adanya fenomena yang ada pada informasi tersebut. Setelah menjalani proses diskusi dan rencana program disana. Oh ya Programnya adalah recorvery dalam hal Trauma Healing dan Kegiatan Psikologi lainnya yang dikemas dengan Tenda Gembira.

Tibalah saatnya kami berempat bertolak dari Sekre kami tercinta untuk menuju lokasi hajat.Ini bertepatan dengan tanggal 6 November 2010 pada hari Sabtu,malam Minggu.  Kami yang terdiri dari Frista Ragam,Acell,Tiwi,dan Cipaw akan menjalankan misi sebagai Tim I atau tim pendahulu. Jadi posisi kami sangat menentukan bagi Tim-tim selanjutnya. Jadi kekompakan tim sangat diperlukan.

Mengawali pemberangkatan menuju tempat lokasi penampungan bencana G.Merapi  kami berdoa dan dilepas oleh pak Budi. Menuju pemberangkatan kami berempat langsung melangakah untuk menuju stasiun Bandung. Yah kami cukup senang walau tidak ada yang mengantar menuju stasiun. Tapi setelah sampai stasiun saya disambut oleh kang Ismail yang langsung meminta tiket dan dengan cepat dia berlari untuk menunjukan tempat duduk,ini karena jam terbang dia sudah banyak. Ok kemudian teman kami yang datang lagi untuk memberikan motivasi adalah kang Seft,the Nita,Eko,dan the Widi.

Jam 8 malam  perjalanan pun kami disibukkan dengan obrolan santai dan gambaran kita disana kita mesti ngapain. Namun karena ini adalah perjalanan malam jadi kami harus istirahat dan menyimpan tenaga untuk besok. Kondisi kereta lumayan sepi jadi saya dan acel berinisiatif menjadi kursi lain agar tidak saling menggangu istirahat.

Hari I

Pukul 06.30 kami sampai pada stasiun Solo Balapan. Terlihat bagian jok kursi sudah kotor akibat debu vulkanik. Kami semua turun dan sesmpainya disana kami mendapat satu orang teman Relawan yang sudah duluan berangkat yaitu Taufik. Kami diberikan gambaran mengenai kondisi sekitar yang sudah dia survey sebelumnya. Kemudian kami siap berangkat dengan mendapat bantuan dari kang anang yang berseida mengantar kami  pada tempat yang sesuai. Perjalanan pun dimulai untuk survey tempat.Daerah yang kami survey adalah Boyolali dan Klaten. Kami bersinggah dari satu penampungan yang satu dengan penampungan yang lain dengan harapan ada suatu tempat yang pas untuk kami berikan dan salurkan keahlian kami secara efektif. Dari kondisi yang kami dapat yaitu banyaknya tempat penampungan yang di daerah pinggiran yang lumayan berjarak dari 10 sampai 18 KM dari puncak G.Merapi kami telah lalui. Da mendapat informasi masih kurangnya bantuan  dari pemerintah karena medan yang masih sangat sulit untuk dilalui.

Dan yang paling anehnya mengenai perilaku para korban bencana yang mana pada siang hari mereka kembali lagi menuju rumahnya yang lumayan dekat dengan puncak karena dengan alasan harus menghidupi hewan ternaknya,misal burung,ayam,kamping,sapi dll. Yang menjadiakan tempat penampungan ramai pada saat sore dan malam hari. Penduduk yang menjadi korban pun masih menjalankan aktivitasnya .

Kemudian kami memberanikan untuk menuju lokasi yang jaraknya lebih dekat lagi sekitar 10KM dan dapat mendengar dengan jelas gemuruh dari badan gunung yang sedang menggodog material panas didalamnya. Suara ini makin dirasa mencekam saat kami melaksanakan shalat Dzuhur. Ternyata daerah ini adalah daerah yang akan dieksekusi dan diamankan dari aktivitas manusia karena cukup berbahaya. Di saat perjalaan kita menjauh dari lokasi ini kami melihat pemandangan dimana banyaknya penduduk yang berbondong -bondong  untuk mengamankan diri dengan kendaraan motor,mobil,dan mobil eksekusi TNI. Setelah menjauh dari jarak yang cukup berbahaya saya merasa lega dan segera menuju rumah mas Anang untuk melihat rumah dan memberikan makanan kepada hewan ternaknya. Setelah  sampai di daerah Cepogo,Boyolali,saya tercengah dan heran dengan keadaan sekitar ini yang telah sepi ditinggalkan oleh penghuninya,padahal dari segi geografis dan topografi bumi daerah ini cukup aman karena terlindungi oleh bukit,hanya abu saja. Awalnya kami akan bermalam di rumah yang berada di daerah yang mati. Tapi karena dari pihak wanita kurang setuju makanya kami meminta mas Anang untuk mencarikan tempat istirahat yang lain. Maka daripada itu mas anang membawa kami ke daerah yang masih ramai dan mencarikan tempat kos-kosan. Ini diluar scenario kita sebagai relawan yang seharusnya tidur di tenda pengungsian,ini malah enak-enakan di tempat yang nyaman. Tapi pikirku ini kemungkinan hari berlangsung saat ini saja,setelah itu akan mengalami fase relawan yang sesungguhnya yaitu tidur di tempat dimana para pengungsi tidur.

Hari II

Pada pagi harinya kami merasan tenaga yang kembali fit setelah satu hari mencari lokasi yang tepat. Saya bersiap untuk mendapatkan lokasi yang pas agar cepat membantu korban yang membutuhkan. Maka setelah semua anggota Tim I siap,perjalan pun dilanjutkan kembali ,banyak tempat yang kami survey namun belum ada tempat yang pas,didalam perjalan pun kami selalu berkoordinasi dengan teman mengenai informasi tempat-tempat penampungan,kami berdiskusi mengenai data-data yang sudah kami dapat. Setelah dengan beberapa kesepakatan keluarlah sebuah tempat yaitu Sleman. Kami menuju Sleman yang lebih tepatnya Stadion Maguwoharjo. Dalam perjalananan menuju kami menyempatkan diri untuk makan siang dengan menu nasi pecel,wah nikmat bener. Kemudian sampailah kami di tempat tujuan kami langsung mencari posko salah satu teman yang sudah lama mengadakan program yang sama dengan kita. Kami relawan dari salman diperkenalkan dengan teman dari DPU-DT dan temen-temen UNY. Namun karena disini sudah banyak SDM dan instansi yang sudah berkecinpung,kami memutuskan untuk mendirikan sendiri atau ikut andil dengan instansi yang masih kekurangan SDM. Namun karena ada pembagian tugas antara kami berlima jadi 2 orang koordinasi dan survey untuk  mencari tempat kita untuk cepat melaksanakan amanah dan sisanya memberikan pemmbinaan kepada adik-adik korban bencana agar meraka kembali ceria dan yang pastinya dikemas dengan Islami.

Jadi pada sore ini saya mendapat bagian yang tetap disini untuk mengajarkan adik-adik membaca dan menulis Al-Qur’an. Saya sendiri biasanya membina adik2 yang masih SMP dan SMA,namun dalam kasus kali ini saya dihadapkan dengan banyaknya adik SD. Kondisi ini membuat saya harus siap dalam kasus apapun dan yang terbaik yang saya bisa. Jadi saya membina mereka tanpa danya paksaan dan dengan metode yang menyenangkann. Alhamdulilah banyak strategi untuk membuat mereka sesuai dengan apa yang saya harapkan. Canda tawa menyelimuti ruangan yang penuh dengan adik-adik dan kakak-kakak Pembina. Alhamdulillah hari ini cukup menyenangkan dan berhubung wakktu sudah malam dan harus istirahat untuk acara besok. Awalnya saya tidur di ruangan antara 3 sekat yang masih jarang orang karena acara sekolah gembira sudah selesai. Saya begitu nyenyak dan nyaman tidur di sini walau kondisi cuaca yang relative dingin. Waktu menunjukan jam 4 pagi dan sudah waktunya untuk shalat tahajjud kemudian disambung dengan shalat shubuh. Saya sungguh kaget,sewaktu saya bangun saya berada pada sekerumunan anggota TNI yang semuanya penuh. Pantas saja suhu jadi tidak dingin karena di sini telah banyak orang.

Hari III

Hari ketiga kami di stadion Maguwoharjo sudah banyak aktivitas dan waktu yang sudah terlewati. Namun kami sesungguhnya belum beenar-benar memilki tempat atau posko yang di dalamnya kami dapat bertugas penuh atas nama KORSA. Maka pada hasil penelusuran teman kami yang lain kami bergegas untuk menemui sebuah lembaga yang sudah memiliki posko di sini namun belum ahli dalam penanganan adik-adik dalam hal pembinaan dan trauma healing. Lembaga tersebut bernama SANTANA atau kependekan dari Santi Tanggap Bencana. Dan kabar gembiranya lagi kemarin hasil surveynya mendapatkan tawaran dari penduduk local yang memberikan tempat untuk para akhwat menginap. Dan untuk ihwan hanya batasan mengamankan barang-barang,mandi,istirahat dan selebihnya untuk tidur mencari tempat lain. Langsung saja barang-barang yang kami bawa diletakkan di rumah tersebut yang kebetulan akhwat mendapat  satu buah  kamar. Langsung aja kami semua  berberes-beres dan menyiapkan barang seperlunya yang harus dibawa apa saja. Rumah ini adalah milik dari mba WIda dan memiliki seorang suami dengan dianugrahi satu orang anak. Setelahh sudah beres  saya beranjak ke posko pusat SANTANA,dan kami kaget ternya tempatnya hanya dipisahkan satu rumah aja dari belakang. Subhanallah…kemudahan memberikan kita lebih dekat dalam berkoordinasi.

Kami telah sampai di posko pusat SANTANA dan disambut dengan hangat karena latar belakang mereka adalah santri dari yayasan SPMAA. Setelah mengutarakan maksud dan tujuan kami ke sini pihak SANTANA memberikan respon yang baik dan mereka senang bisa bekerja sama dengan KORSA ITB. Tanpa diduga mereka juga sudah menganggap kami  seperti keluarga sendiri. Merka memberikan kami sarapan pagi dan buah-buahan yaitu jeruk. Dan kami juga banyak mendapat ilmu mengenai sebuah buah jeruk. Jadi ceritanya begini,jerut diibaratkan sebuah dunia dan akherat dimana kulit adalah dunia dan akherat adalah isinya. Dan dari pemaparan yang cukup panjang dapat ditarik kesimpulan bahwa apabila kita ingin memdapatkan akherat maka kita harus mengelupas kulitnyayaitu dunia ini harus kita raih dan gali manfaat dan ilmu sebanyak-banyaknya. Waw…

Setelah semuanya sudah selesai makan dan bincang bincang kami langsung diajak untuk menuju pos Sekolah Gembira di stadion maguwoharjo dan memberikan materi. Alhamdulillah akhirnya kita  bisa juga melaksanakan tugas kita yang selah beberapa hari agak tersendat-sendat. Ternyata mengajak anak-anak untuk berkumpul tidak semudah yang dibayangkan. Hanya baru kurang lebih 3 orang yang sudah ada di sekolah gembira ini,makanya kami melakukan ide dengan keliling dengan harapan dapat saling menjemput satu sama lain dibantu adik-adik dan alat pengeras suara. Walhasil Alhamdulillah berhasil juga untuk menggiring anak-anak ini. Saatnya beraksi memberikan ilmu-ilmu yang didapat dari Karisma dan sedikit lagu-lagu dari PAS ITB. Acara hiburan pembuka ini bertujuan agar anak merasa senang sebelum melaksanakan membaca Iqra’ dan Al-Qur’an. Kigiatan pun dimulai dengan membaginya berdasarkan tingkatan dan dibagi dengan kaka pendamping. Acara berjalan dengan begitu lancer malah ada yang mau membacanya lebih banyak dan ditambah dengan menulis Arab. Wah semangat juga adik-adik di penampungan ini,terasa tidak pernah terjadi apa-apa. Dan untuk malam harinya kami istirahat ditempat yang sama dengan acara kegiatan sekolah gembira dengan ditemani oleh korban-korban yang ada di penampungan ini.

Hari IV

Pada hari kedua bergabung dengan Santana kami langsung mendapat kursi untuk memberikan materi dari pagi dan sore. Wuih bener-bener langsung maknyos,namun dengan dibantu Syifa dan Tiwi saya merasa menjadi tim yang kompak dan saling menyokong satu sama lain dalam mengawasi adik-adik. Sama halnya seperti hari pertama cara mengumpulkan adik-adik dengan cara mengelilingi penampungan dan berkoar-koar agar segera berangkat dan belajar bersama. Kegiatan pun dimulai dengan diawali dengan shalat dhuha yang diharapkan adik-adik dapat membiasakan shalat dhuha untuk keselamatan dan keberkahan rezki yang diberikan oleh Allah. Setelah kegiatan ini dilanjutkan dengan acara saling berbagi keceriaan dengancara menyanyi penuh semangat,penuh konsentrasi dan saling riang gembira. Pada bagian acara yang Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan biasanya diselingi dengan pembagian snack,makanan,dan susu. Ini rupanya siasat agar anak-anak mau belajar dengan adanya apresiasi dan kebersamaan. Dalam berjaannya acara terlihat walaupun sudah heboh namun anak-anak ini sangat lincah dan aktif,sampai-sampai tidak ada yang kelihatan lelah semuanya super. Dan sampai pada sore harinya kurang lebih sama dengan kemarin.

Hari V

Pada hari Kamis ini kegiatan rutin berjalan kembali,namun karena dalam pengamatan sholat dhuha pada pagi hari ini makanya diberikan pelajaran mengenai cara berwudhu yang benar dan yang memandu adalah saya sendiri. Pada awalnya anak-anak ini mau mendengarakan namun ditengah-tengah semua anak-anak jadi rebut sendiri karena sedang mempraktekan gaya wudhunya masing-masing dan ada juga yang sambil bergurau,makanya panduan awal ini dilanjutkan denganpembagian beberapa kelompok kecila agar bisa dikoordinir dan dibagi dengan kaka pendamping yang lain agar suasana menjadi kondusif. Hari ini bisa jadi sangat berbeda dengan hari yang lain. Ini disebabkan karena pada sore hari ini ada pertandingan sepak bola di stadion Maguwoharjo yang kami tempati ini. Jadi sangat mudah sekali menghitung berapa jumahnya.

Hari VI

Pada hari Jumat sekolah gembira diliburkan,maklumlah kami disini dengan kurikulum SANTANA sendiri yang background nya adalah santri-santri pesantren. Jadi hari ini bisa dijadikan untuk istirahat,namun rencana untuk istirahat kandas juga karena saya diajak kang sandro untuk melakukan terapai IFT kepada korban-korban bencana G.Merapi. karena melihat waktu hendak menuju pukul 11 siang jadi kami harus rehat dan siap-siap melaksanakan shalat jumat. Shalat jumat sendiri ada di selasar depan stadium Maguwoharjo ini dan berlangsung dengan tertib. Walau pada halnya masih banyak laki-laki yang masih belum bisa dan tidak mau melaksanakan shalat jumat ini.

Hari VII

Tidak terasa sudah lama saya berada di kota orang,dan kami berencana pada hari sabtu ini untuk maksimal bersama adik-adik. Tapi karena adanya rencana buat mempersiapkan tenda dan segala sesuatunya untuk tim 2, saya ikut berangkat ke Desa Bugisan daerah Klaten tidak jauh dari Candi Prambanan. Tapi sebelumnya saya ingin melihat bagaimana kabar adik-adik disana. Sesampainya disana saya kaget karena pada hari ini jumlah adik tidak lebih dari 10 orang,yang biasanya melebihi 30 orang. Saya bertanya kepada kaka-kaka pendamping yang pada hari ini banyak dari UNY ikut membantu,ternyata adik-adik sudah banyak yang kembali ke rumahnya di derahnya masing-masing. Ternyata jumlah pendampingnya lebih banyak dari pada jumlah adik-adiknya. Maka dari pada itu saya makin yakin untuk berangkat dan mendirikan tenda dan konsolidasi dengan kepala desa demi kenyamanan dan keberjalanan acara. Setelah sudah sampai di desa Bugisan saya melihat banyak sekali TNI AU yang sedang berjaga-jaga. Alhamdulillah tenda KORSA yang belum pernah dibuka akhirnya dikibarkan juga dengan bantuan para TNI.

Dan tibalah pada waktu-waktu meninggallkan tempat ini karena kita akan membeli tiket untuk berangkat besok. Wah semoga apa yang kami lakukan di sini mendapatkan banyak manfaat bagi orang lain dan tidak ada yang merasa dirugikan dan apabila yang merasa dirugikan mudah-mudahan saya minta maaf.

Sepeda Akhirnya menemaniku 31 Desember 2009

Posted by frista7889 in Uncategorized.
Tags: , ,
7 comments

Yah…alhamdulillah Allah menjawab Doa HambaNya. Saya dapat membeli sepeda MTB Merk United Monza XC72 (hitam)yang harga dipasarannya 1 juta 4 ratus ribu rupiah, naun dengan gayaku menawar harga,makanya bisa saya dapatkan dengan harga Rp 1.175.000,- . wah turun 215.000. Lumayan… akhirnya setelah sudah disiapkan oleh teknisi sepeda,langsung saja saya goes dari jaln A.Yani menuju jalan ganesha(salman) . Wah seru untuk tidak ada masalah apa-apa saat di jalan. Wah akhirnya bisa menghindari naik angkot..maaf ya mang angkot saya mau lebih berteman dengan alam.

Pelajarannya rencanakanlah sesuatu dengan baik,apabila telah datang pertolongan Allah sungguh kalimat Tahmid yang mesti kita perbayak

Kunjungan Dan Misi Ke Pangalengan 31 Desember 2009

Posted by frista7889 in Uncategorized.
Tags: , , ,
add a comment

Bismillah….
Tepatnya hari Rabu,jam 2 saya bersama teman-teman KORSA(Korps Relawan Salman)–> Muhsin Dan Eko. Eko bonceng sama saya. Perjalanan mengunjungi kembali lokasi Gempa JABAR yang menimbulkan kerusakan yang lumayan parah. Perjalana menuju TKP menurut saya adalah pengalaman yang lumayan seru menaiki bukin yang luaya terjal ,lintasan yang berkelok-kelok membentuk huruf U. Wah seru,yah bensin hampir 0 sedangkan masih belum sampai atas sana,Alhamdulillah ada penjual di samping,dan harganya lebih mahal seribu ru[iah. Sampai di sana kira-kira jam 4. Kami langsung disamabut ramah oleh penduduk Pangalengan,kami disuruh masuk dan menyiakan segalamacam makanan ringan sampai berat yah ada dodol susu Pangalengan dan masih banyak lagi makanan asli buatan sana. kami juga disuguhi minuman Teh,Kopi, dan yang tak kalh pentingnya yaitu Baso. Namun kami tetap fokus pada tujuan kami ke TKP itu. kami menjalankan misi sesuai Prosedur…. Dan sewaktu saya hendak pamit tak disangka wahhhh Ada titipan makanna dari Pangalengan….5 bungkus @ berisi 4 buah =20. Keadaan ini membuat tasnya Eko penuh. alhamdulilah saya membawa tas yang sengaja saya bawa agar pantas aja bawa tas(Pelajar Gitu)…Ya kami pun pamit dengan meleawati sebuah bangunan sekilah SDN 1 Pangalengan yang sudah ambruk,sebagian rata dengan tanah.

Yah sekarang jalanan turun,waktunya mengendarai motor dengan teknik Valentino Rossi.
Alhamdulillah sampai di Salman Jam 19.30 dan sudah shalatMaghrib di Jalan.

Rame nonton bareng “Sang Pemimpi” 29 Desember 2009

Posted by frista7889 in Uncategorized.
add a comment

Senin,28 Desember 2009 Saya diajak salah seorang teman untuk nonton bareng film ke 2 dari Laskar Pelangi. Ya judulnya “Sang pemimpi”,film ini dari judulnya sudah tersirat bahwa didalamnya terdapat orang2 yang memiliki mimpi yang besar dan mimpi yang besar ini bukan dengan apa cara membesarkan mimpi itu. Namun seberapa besar kita untuk mimpi itu…..Ya klo dilanjutin seru banget dan memberikan aspirasi yang besar dalm menjalani hidup dan mengejar cita-cita.

Oh ya saya berangkat dengan para Pembina karisma ITB yang terdiri dari kuarang lebih 10 orang.

Pemimpi..Ya semangat mengukir mimpi…..Niat…Azzam….Mengejarnya…..Menjelajahi…..Arungi……Doa….

Ya! Niat awal dari mimpi kita…

Niat Pangkal Seluruh Aktifitas

1. Sesungguhnya amal-amal perbuatan tergantung niatnya, dan bagi tiap orang apa yang diniatinya. Barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya untuk meraih kesenangan dunia atau menikahi wanita, maka hijrahnya adalah kepada apa yang ia hijrahi. (HR. Bukhari)

2. Niat seorang mukmin lebih baik dari amalnya. (HR. Al-Baihaqi dan Ar-Rabii’)

3. Manusia dibangkitkan kembali kelak sesuai dengan niat-niat mereka. (HR.-Muslim)

Kejar Bouy!!

Dalam kisah ini tersorot 3 buah sahabat… Oh ya apa kabar sahabat saat membaca tulisan ini?

(Alhamdulilah Luar Biasa Allhu akbar)

1. Haikal,panggilannya Ikal…seserang yang giat dan sangat mengidam-idamkan studi di paris dan besar dalam meraih impian yang didukung oleh 2 teman yang lainnya. Namun pikirannya sepat goyah dengan beberapa kerikil tajam yang menerpanya,sembat ia banting haluan hanya untuk menuju ke Paris yaitu menjadi awak kapal bukan sebagai seorang Mahasiswa. Namun akhirnya bisa mengejar mimpinya Kuliah di Paris dengan beasiswa.

2. Arai,sepupu dari haikal yang ditinggal oleh orang tuanya karena meninggal dunia. Dialah sumber dari motivasi dan inspirasi bagi teman-temannya dalam menjalani pencarian untuk mencapainya. Ia juga mengingkan dekat dengan Zakiah Nurmala,berbagai cara dia lakukan agar bisa mengambilhati pujaan hatinya. Pada akhirnya dia menemukan seorang Melayu yang handal dalam hal ini. Arai diajarkan belajar bermain Gitar untuk dipersembahkan untuk Pujaan Hatinya.

3. Jimbron,nama yang unik,yang berbicara dengan terbata-bata,namun dia juga tak kalahnya dengan teman yang lainnya,dia juga ikut dengan Arai dan Haikal menaklukan mimpi dengan cara yang giat dan rajin menabung. Pekerjaan serabutan dan kasar pun dilakukan sebelum dan setelah berangkat sekolah. (Hebat ya …gak kaya kita2 yang mengambil uang orang tua terus lewat mesin ATM). Jimbron juga memiliki pujaan hatinya yang bernama (…….) lupa euy…. Gadis ini tak pernah tersenyum setelah ditinggal oleh kedua orag tuannya. Jimbron ingin sekali menemaninya agar bisa tersenyum kembali. Berhubung Jimron suka sekali dan mengidam-idamkan seekor Kuda…Makanya dia ingi mempersembahkan kuda itu agar Sang Gadis tersenyum. Pada akhirnya Arai membantunya menghadirkan seekor kuda idamannya dihadapan Jimbron.

alhamdulillah semoga bermanfaat dan masih berlanjut…

Rencana Membeli Sepeda Gunung Polygon 29 Desember 2009

Posted by frista7889 in Uncategorized.
Tags: , , ,
add a comment

Alhamdulillah pertama saya lantunkan adalah ucap syukur kepada Sang Maha Pencipta karena saya diberi rizki yang mana rizki ini paling tidak bisa untuk membeli sebuah Sepeda yang dari dulu saya idamkan. Impian saya mengenai memiliki sepeda paling tidaknya agak sedikit terbuka,tinggal bagaimana saya memantapkan dan memilah dengan cara yang terbaik. Namun beli sepeda atau tidak saya sepenuhnya menyerahkan kepada-Nya rencana apa yang terbaik untuku.

Sepeda adalah bagian dari hidupku. Kronologisnya 
1. 4- 7 tahun(Pra SD). Betapa tidak waktu saya kecil saya sudah dibelikan sepeda kecil yang lumayan bagus(warnanya orange) dengan ada dua roda lagi dibelakangnya(safety). Yang harganya lumayan tinngi,bahannya juga kuat,tidak patah dinaki oleh orang dewasa. Harganya 1 juta lebih,wuih pada jaman itu segitu sudah teramat mahal untuk sepeda ukuran kecil. Semoga bahannya awet dan tahan lama mememani hari-hariku.
2. 7-13 tahun [Menginjak bangku sekolah](SDN Juntikebon IV ~ INDRMAYU). Saya mengganti sepeda saya yang ukuran kecil dengan yang sedang kepunyaan paman saya(warnanya ungu),kita tukar sepeda karena ada sepupu ku yang masih kecil.
3. 13-16 tahun[Menginjak SMP] (SMPN 1 Juntinyuat~INDRAMAYU). Saya juga mengganti sepeda punya paman dengan sepeda balap(warnanya merah) kepunyaan ayahku yang tercinta.
4. 16-19 tahun[Menjalani kehidupan SMA] (SMAN 1 Sindang~INDRAMAYU).Wah sudah sekian lama saya dekat dengan sepeda. Kali ini saya menggantinya dengan sepeda besar tipe wanita berkeranjang depan(Warnanya hitam kemerah-merahan).
5. 19-….[Menempuh Kuliah](Institut Teknologi Bandung~ BANDUNG). Doakan ya saya bisa membeli sebuah sepeda dan ditunggu kabar agar tulisan ini bisa dilanjutkan….Amiin.

Sepeda……..
Menggugah semangatku!
Temani hidupku….
Dengannya ku menorah prestasi
Syukron Ya Rabb
Allah SWT

Be Continued………

Mengenang Kegiatan SMAN 23 Bandung 23 Desember 2009

Posted by frista7889 in Uncategorized.
add a comment

Kegaitan tarining dan Outbond di SMAN 23 Bandung mengukir semangat dan kenagan tersendiri bagi para pembian yang mengikuti menjadikan dirinya sebagai fasilitator.